Sabtu, 27 September 2014

Memang kalau kita lihat diterangmas pada bulan ini banyak bangunan mulai dilaksanakan, yang sebelumnya ada bangunan rabat beton jalan di dukuh samas yang dananya dari PNPM,kemudian jalan utama dukuh samas yang dana dari pemda, Drainase dukuh samas, dukuh karangwaru jalan rabat beton, dukuh tempel yang dananya dari ppip. 
semoga desa kita lebih maju dalam infrastruktur dan non infrastruktur
Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan yang disebut PPIP yang mendapatkan bantuan tersebut di kec. undaan kab. kudus adalah 3 desa salah satunya Desa Terangmas, yang mana jumlah dana Rp. 250.000.
Dalam PPIP dibentuk kepengurusan OMS (organisasi masyarakat setempat) dan KPP (kelompok pemeliharaan dan pemanfaatan), OMS diketuai oleh Bpk. Rohmad dan KPP oleh Bpk. Sujoko Waluyo, Kepengurusan tersebut dibentuk pada MUSDES I dilanjutkan MUSDES pada tanggal 22 Nop 2014 kemarin membahas Biaya upah tenaga kerja dan biaya Pemeliharaan yang disetujui Rp. 3.000.000, biaya tersebut dari swadaya masyarakat dan ada pada rekening KPP.
Selanjutnya untuk MUSDES III membentuk lelangan bahan material yang diketuai oleh Bpk. H. Muhyidin, untuk tempat pembangunan tersebut berada di dukuh tempel RW.3. Dana tersebut dalam pencairannya Rp. 100.000.000 pada tahun 2014 sedangkan Rp. 250.000 pada tahun 2015.
Untuk kelancaran dalam kegiatan tersebut pengurus OMS dan KPP pada minggu-minggu ini mau ada pembekalan PPIP disemarang. kata koordinator PPIP di undaan.


Rabu, 27 Agustus 2014


Melaksanakan tugas adalah kwajiban setiap individu demi tercapainya suatu tujuan,,,marilah kita bersama-sama bekerja untuk mengabdi sehingga tercapai roda pemerintahan desa ini yang lebih kuat, dan bermartabat.


Perbedaan adalah hal yang biasa  tetapi yang terpenting bagi kita kebersamaan mencapai tujuan adalah luar biasa....bulatkan tekad satukan hati untuk kita bersama.

Selasa, 26 Agustus 2014

Profil Gubernur

Lahir di Karang Anyar, 28 Oktober 1968, Ganjar Pranowo S.H., M.IP dikenal sebagai sosok yang cerdas dan percaya diri. Pria lulusan Universitas Gajah Mada yang aktif berorganisasi sejak mahasiswa tahun 1992 ini sebelumnya adalah anggota Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di zaman Orde Baru. Namun, setelah Suryadi memimpin dan menyingkirkan Megawati Sukarnoputri, ia memutuskan untuk keluar dari partai berlambang banteng tersebut. Ganjar lantas serius menerjuni bisnisnya sebagai konsultan sumber daya manusia.
Di samping itu, ia juga banyak belajar dari ikon-ikon politik tanah air termasuk  Megawati dan Soetardjo Serjogoeritno, yang kian mempertajam kemampuan intelektualnya. Dari situ suami Siti Atikoh Supriyanti yang hobi mendengarkan rock semacam Dream Theater, Metallica, dan Led Zeppelin untuk menghilangkan stres ini semakin mantap untuk bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) bersama Megawati. Ia bahkan melakukan pelantikan untuk kader PDI-P di awal 2003, sebelum akhirnya menjadi kandidat dalam pemilu legislatif di tahun 2004 dari daerah pemilihan Jawa Tengah 7. Sayangnya, Ganjar kalah tipis.
Namun setelah kandidat di atasnya terpilih sebagai duta besar, ia pun menggantikan posisi tersebut dan duduk di bangku DPR RI Komisi IV. Kegigihan dan keberanian untuk bersuara menjadikan reputasinya meningkat di kancah politik. Pria yang dulunya bersekolah di SD dan SMP Kutoarjo Jawa Tengah dan menghabiskan masa SMA di BOPKRI Yogyakarta ini dinilai sebagai politikus yang berprinsip. Ia pun terpilih lagi dalam pemilu tahun 2009 dan dipercaya menduduki jabatan Wakil Ketua Komisi II untuk urusan dalam negeri hingga 2014 nanti, serta panitia angket pengusutan kasus Bank Century.
September 2012, kepercayaan diri ayah satu anak yang juga aktif menekuni pekerjaan lainnya baik di kantor hukum dan bisnis seperti di PT Prastawana Karya Samitra dan PT Semeru Realindo Inti ini makin tinggi. Politisi yang ikut merampungkan Undang Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta itu memutuskan untuk maju dalam ajang Pemilihan Gubernur Jawa Tengah dengan dukungan jajaran Dewan Pimpinan Daerah PDI-P Jawa Tengah.
Ganjar merasa optimis bisa menang dalam sistem pemilihan langsung, meskipun Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih yang akan menjadi lawannya yang akan memimpin salah satu provinsi berpenduduk terpadat di Indonesia tersebut. Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko resmi dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2013-2018 pada 23 Agustus 2013. Dalam proses pelantikan itu Ganjar mendapat tanda pangkat jabatan dan kata-kata pelantikan, serta melakukan penandatanganan pakta integritas dan penandatanganan berita acara serah terima jabatan. Setelah dilantik, dia akan melaksanankan program yang telah digadang-gadangkan yakni "Agenda 18".
PROFIL
  • Nama Lengkap : H. GANJAR PRANOWO, SH
  • Tempat / Tgl Lahir : Karanganyar, 28 Oktober 1968
  • Suku Bangsa : Jawa / Indonesia
  • Agama : Islam
  • Status Perkawinan : Menikah dengan Hj. Siti Atiqoh Suprianti, STP, MT, MPP
  • Anak : 1 (SATU) orang
  RIWAYAT PENDIDIKAN
  1. SD N 1 KUTOARJO LULUS 1981
  2. SMP N 1 KUTOARJO LULUS 1984
  3. SMA BOPKRII YOGYAKARTA LULUS 1987
  4. FAKULTAS HUKUM UGM LULUS 1995
  5. ILMU POLITIK PASCA SARJANA UI MSH DITEMPUH
PEKERJAAN
  1. KONSULTAN HRD PT. PRAKARSA 1995-1999
  2. ANGGOTA KOMISI IV DPR RI 2004-2009 (BIDANG PERTANIAN, PERKEBUNAN, KEHUTANAN, KELAUTAN, PERIKANAN, PANGAN) 2004-2009
  3. WAKIL KETUA KOMISI II DPR RI (BIDANG PEMERINTAHAN DLM NEGERI, OTONOMI DAERAH, APARATUR NEGARA, REFORMASI BIROKRASI, PEMILU, PERTANAHAN DAN REFORMASI AGRARIA) 2009-2013
  4. ANGGOTA PANSUS ANGKET BANK CENTURY DI DPR RI 2009-2010
  5. ANGGOTA TIMWAS CENTURY DI DPR RI 2010-2013
  6. KETUA PANSUS RUU ttg PARTAI POLITIK DI DPR RI 2007-2009
  7. KETUA PANSUS ttg MPR, DPR, DPD DAN DPRD di DPR RI 2007-2009
  8. ANGGOTA BADAN LEGISLASI DPR RI 2004-2010
  9. SEKRETARIS FRAKSI PDIP MPR RI 2009-2010
  10. SEKRETARIS I FRAKSI PDIP DPR RI 2007-2009
  11. WAKIL SEKRETARIS FRAKSI PDIP DPR RI 2010-SEKARANG                                                                                                       http://www.jatengprov.go.id/id/page/profil-gubernur

Sejarah Jawa Tengah

SEJARAH SINGKAT HARI JADI PROPINSI JAWA TENGAH
I. SEJARAH PERKEMBANGAN PROPINSI JAWA TENGAH
Sebagai suatu Propinsi, Jawa Tengah sudah dikenal sejak jaman penjajahan Belanda didasarkan pada peraturan-peraturan yang berlaku pada saat itu.
A. Jaman Penjajahan Belanda
Berdasarkan Wet houdende decentralisatie van het Bestuur in Nederland -Indie (Decentralisatie Wet 1903), maka pemerintahai di Jawa dan Madura terbagi atas Gewest (Karesidenan), Afdeeling/Regentschap (Kabupaten), District / Standgeemente (Kotapraja), dan Oderdistrict(Kecamatan).
B. Jaman Pendudukan Jepang
Pada masa pendudukannya, Jepang mengadakan perubahan Tata Pemerintahan Daerah yaltu Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1942 (Tahun Jepang 2062) yang menetapkan bahwa seluruh Jawa kecuali Vorstenkendeh (Kerajaan-kerajaan) terbagi dalam wilayah Syuu (Karesidenan), Si (Kotapraja), Ken (Kabupaten), Gun (Distrik), Son ConderDistrikdan Ku(Kelurahan)
C. Setelah Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945.
Berdasarkan Pasal 18 UUD 1945, diterbitkan UU No. 10 Tahun 1950 yang menetapkan Pembentukan Propinsi Jawa Tengah. Sesual dengan PP No. 31 Tahun 1950, UU No.10 Tahun 1950, dinyatakan berlaku pada tanggal 15 Agustus 1950.
Selanjutnya berdasarkan Peraturan Daerah Propinsi Jawa Tenciab Nomor 7 Tahun 2004 ditetapkan Hari Jadi Propinsi Jawa Tengah tanggal l5 Agustus 1950.
II. PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN PROPINSI JAWA TENGAH
A. UU Pengaturan Pemerintah Daerah
Sejak merdeka hingga sekarang peraturan per Undang-Undangan yang mengatur tentang system Pemerintah Daerah adalah :
  1. UU No. 1 Tahun 1945, dengan prinsip otonomi berdasarkan kedaulatan rakyat;
  2. UU No. 22 Tahun 1945, dengan prinsip otonomi sebanyak banyaknya;
  3. UU No. 1 Tahun 1957, dengan prinsip otonomi yang riil dan seluas-luasnya;
  4. PenPres No. 6 Tahun 1959;
  5. UU No. 18 Tahun 1965, dengan prinsip otonomi yang riil dan seluas-luasnya.
  6. UU No. No. 5 Tahun 1974, dengan prinsip otonomi nyata dan bertanggungjawab;
  7. UU No. 22 Tahun 1999, dengan prinsip otonomi seluas-luasnya, nyata dan bertangungjawab;
  8. UU No. 32 Tahun 2004, dengan prinsip otonomi luas, nyata dan bertanggungjawab.
B. Kepala Pemerintahan:
Sejak merdeka sampai dengan sekarang, Jawa Tengah dipimpin oleh 14 (empat belas) Kepala Pemerintahan yaitu :
  1. R. Pandji Soeroso, pada Tahun 1945;
  2. KRT Mr Wongsonegoro, Tahun 1945 s/d 1949;
  3. R. Boedijono, Tahun 1949 s/d 1954;
  4. RMT. Mangunnegoro, Tahun 1954s/d 1958;
  5. R. Soekardji Mangoen Koesoemo, Tahun 1958 s/d 1960;
  6. RM Hadisoebeno Sosrowerdojo, Tahun 1958 s/d 1960;
  7. Mochtar, Tahun 1960 s/d 1966
  8. Moenadi, Tahun 1966 s/d 1974;
  9. Soepardjo Rustam, Tahun 1974 s/d 1983;
  10. H.M. Ismail, Tahun 1983 s/d 1993;
  11. H. Soewardi, Tahun 1993 s/d 1998;
  12. H. Mardiyanto, Tahun 1998 s/d 2007;
  13. Ali Mufiz, Tahun 2007 s/d 2008;
  14. Bibit Waluyo, Tahun 2008 s/d 2013
  15. H. Ganjar Pranowo. Tahun 2013 - sekarang
C. Ketua DPRD Propinsi Jawa Tengah;
Sejak Pemilu Tahun 1955 sampai sekarang DPRD Propinsi Jawa Tengah dipimpin 8 orang, yaitu :
  1. H. Imam Sofwan, Tahun 1955 s/d 1971;
  2. Parwoto, Tahun 1971 s/d 1977;
  3. H. Widarto, Tahun 1977 s/d 1982;
  4. Ir. H. Soekorahardjo, Tahun 1982 s/d 1992;
  5. Drs. H. Soeparto Tjitrodihardjo, Tahun 1992 s/d 1997;
  6. Alip Pandoyo Tahun 1997 s/d 1999;
  7. Mardijo, Tahun 1999 s/d 2004;
  8. H. Murdoko SH, Tahun 2004 s/d sekarang                                                         http://www.jatengprov.go.id/id/page/sejarah-jawa-tengah

Minggu, 24 Agustus 2014

Rekrutmen Fasilitator PPIP Jawa Tengah

PPIP JatengPengumumnan Rekrutmen Fasilitator. Nomor UM.01.03-Pp.11/PPIP/109.
Dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) Provinsi Jawa Tengah melalui dana APBN-P Tahun anggaran 2013, Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman Jawa Tengah, membutuhkan tenaga Fasilitator Teknik sebanyak 438 Personil dan fasilitator Pemberdayaan sebanyak 438 personil, yang akan ditugaskan ke seluruh desa desa sasaran PPIP yang tersebar di 29 Kabupaten di Jawa tengah, masa kontrak kurang lebih selama 4 (empat) bulan dengan gaji fixed cost Rp 3.250.000,-
Tenaga fasilitator yang dibutuhkan dari lulusan perguruan tinggi Negeri maupun swasta yang telah diakreditasi:
1. Sarjana Teknik S1: Sipil, Planologi, Lingkungan/Penyehatan, Arsitektur, Geodesi.
2. Sarjana sosiologi/ Manajemen /Fisipol S1.
3. Pengalaman kerja minimal 2 tahun.
Syarat syarat secara lengkap bisa dilihat di papan pengumuman Kantor Satker PKP Jawa Tengah Alamat Jl S Parman No 18 Semarang Jateng atau di website resmi http://ppip1jateng.com
Waktu pendaftaran: Mmulai tanggal 2 Agustus 2013 s/d 19 Agustus 2013.
Bagi yang lolos administrasi diumumkan melalui website resmi http://ppip1jateng.com akan diikutkan psikotes tanggal 24 s/d 25 Agustus 2013. Pengumuman kelulusan tanggal 4 September 2013 melalui website resmi http://ppip1jateng.com
Lowongan Kerja Fasilitator Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan PPIP Jawa Tengah ini ditayangkan pada 2 Agustus 2013.

Tentang PPIP


PPIP merupakan program berbasis pemberdayaan masyarakat di bawah payung PNPM Mandiri, yang komponen kegiatannya meliputi fasilitasi dan mobilisasi masyarakat sehingga mampu melakukan identifikasi permasalahan ketersediaan dan akses ke infrastruktur dasar, menyusun perencanaan dan melaksanakan pembangunan infrastruktur.
PPIP bertujuan menciptakan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, baik secara individu maupun kelompok sehingga mampu memecahkan berbagai permasalahan terkait kemiskinan dan ketertinggalan yang ada di desanya.
Prinsip-prinsip penyelenggaraan PPIP adalah:
  1. Dapat diterima (Acceptable), pemilihan kegiatan dilakukan berdasarkan musyawarah desa sehingga dapat diterima oleh masyarakat secara luas (acceptable). Prinsip ini berlaku dari sejak pemilihan lokasi pembangunan infrastruktur, penentuan spesifikasi teknis, penentuan mekanisme pengadaan dan pelaksanaan kegiatan, termasuk pada penetapan mekanisme pemanfaatan dan pemeliharaannya.
  2. Transparansi, penyelenggaraan kegiatan dilakukan bersama masyarakat secara terbuka dan diketahui oleh semua unsur masyarakat (transparent). Transparansi antara lain dilakukan melalui penyebaran informasi terkait program secaraakurat dan mudah diakses oleh masyarakat.
  3. Akuntabel, penyelenggaraan kegiatan yang dilaksanakan masyarakat harus dapat dipertanggungjawabkan (accountable), dalam hal ketepatan sasaran, waktu, pembiayaan, dan mutu pekerjaan.
  4. Berkelanjutan, penyelenggaraan kegiatan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat secara berkelanjutan (sustainable) yang ditandai dengan adanya rencana pemanfaatan, pemeliharaan dan pengelolaan infrastruktur terbangun  secara mandiri oleh masyarakat.

Pendekatan PPIP adalah sebagai berikut:
  1. Pemberdayaan Masyarakat, artinya seluruh proses pelaksanaan kegiatan (tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pemeliharaan) melibatkan peran aktif masyarakat.
  2. Keberpihakan kepada orang miskin, artinya orientasi kegiatan baik dalam proses maupun pemanfaatan, hasil diupayakan dapat berdampak langsung bagi penduduk miskin.
  3. Otonomi dan desentralisasi, artinya pemerintah daerah dan masyarakat bertanggung jawab penuh atas penyelenggaraan program dan keberlanjutan infrastruktur terbangun.
  4. Partisipatif, artinya masyarakat, khususnya kelompok miskin, kaum perempuan serta kelompok minoritas, diberikan kesempatan untuk terlibat secara aktif dalam kegiatan mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pemeliharaan dan pemanfaatan, serta memberikan kesempatan secara luas partisipasi aktif dari.
  5. Keswadayaan, artinya kemandirian masyarakat menjadi faktor utama dalam keberhasilan pelaksanaan tahapan kegiatan PPIP.
  6. Keterpaduan program pembangunan, artinya program yang direncanakan dan dilaksanakan dapat ber sinergi dengan program pembangunan perdesaan lainnya.
  7. Penguatan Kapasitas Kelembagaan, artinya pelaksanaan kegiatan diupayakan dapat mendorong terwujudnya kemandirian pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan stakeholders lainnya dalam penanganan permasalahan kemiskinan.
  8. Kesetaraan dan keadilan gender, artinya pelaksanaan kegiatan mendorong terwujudnya kesetaraan antara pria dan perempuan dalam setiap tahap kegiatan dan pemanfaatannya.http://pu-ppip.org/detailPage.php?id_berita=33

Senin, 30 Juni 2014


10 Keutamaan Puasa Pada Bulan Suci Ramadhan
Pertama, Allah memberikan keistimewaan kepada umat yang berpuasa dengan menyediakan satu pintu khusus di surga yang dinamai Al Rayyan. Pintu surga Al Rayyan ini hanya disediakan bagi umat yang berpuasa. Kata Nabi dalam satu haditsnya, “Pintu Rayyan hanya diperuntukkan bagi orang-orang berpuasa, bukan untuk lainnya. Bila pintu tersebut sudah dimasuki oleh seluruh rombongan ahli puasa Ramadhan, maka tak ada lagi yang boleh masuk ke dalamnya.” (HR. Ahmad dan Bukhari-Muslim)

Kedua, Allah telah mengfungsikan puasa umat Nabi Muhammad saw sebagai benteng yang kokoh dari siksa api neraka, sekaligus tirai penghalang dari godaan hawa nafsu. Dalam hal ini Rasul bersabda, “Puasa (Ramadhan) merupakan perisai dan benteng yang kokoh dari siksa api neraka.” (HR. Ahmad dan Al Baihaqi).

Rasul menambahkan pula bahwa puasa yang berfungsi sebagai perisai itu layaknya perisai dalam kancah peperangan selama tidak dinodai oleh kedustaan dan pergunjingan. (HR. Ahmad, An Nasa`i, dan Ibnu Majah).

Ketiga, Allah memberikan keistimewaan kepada ahli puasa dengan menjadikan bau mulutnya ada nilainya. Sehingga Rasul bertutur demikian, “Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih semerbak di sisi Allah dari bau minyak misik.”

Keempat, Allah memberikan dua kebahagiaan bagi ahli puasa, yaitu bahagia saat berbuka dan pada saat bertemu dengan Allah kelak. Orang yang berpuasa dalam santapan bukanya meluapkan rasa syukurnya di mana bersyukur termasuk salah satu ibadah dan dzikir.

Syukur yang terungkap dalam kebahagiaan karena telah diberi kemampuan oleh Allah untuk menyempurnakan puasa di hari tersebut sekaligus berbahagia atas janji pahala yang besar dari-Nya. “Orang yang berpuasa mempunyai dua kebahagiaan. Yaitu berbahagia kala berbuka dan kala bertemu Allah.” (kata Rasul dalam hadits riwayat imam Muslim).

Kelima, puasa telah dijadikan oleh Allah sebagai medan untuk menempa kesehatan dan kesembuhan dari beragam penyakit. “Berpuasalah kalian, niscaya kalian akan sehat.” (HR. Ibnu Sunni dan Abu Nu`aim).

Abuya menegaskan bahwa rahasia kesehatan di balik ibadah puasa adalah bahwa puasa menempa tubuh kita untuk melumatkan racun-racun yang mengendap dalam tubuh dan mengosongkan materi-materi kotor lainnya dari dalam tubuh.

Menurut kerangka berpikir Abuya, puasa ialah fasilitas kesehatan bagi seorang hamba guna meningkatkan kadar ketakwaan yang merupakan tujuan utama puasa itu sendiri. “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Qs. Al Baqarah: 183).

Keenam, keutamaan berikutnya yang Allah berikan kepada ahli puasa adalah dengan menjauhkan wajahnya dari siksa api neraka. Matanya tak akan sampai melihat pawai arak-arakan neraka dalam bentuk apapun. Rasul yang mulia berkata demikian, “Barangsiapa berpuasa satu hari demi di jalan Allah, dijauhkan wajahnya dari api neraka sebanyak (jarak) tujuh puluh musim.” (HR. Ahmad, Bukhari-Muslim, dan Nasa`i).

Ketujuh, dalam al-Qur’an Allah berfirman, “Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, yang beribadat, yang memuji, yang melawat, yang ruku', yang sujud, yang menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah berbuat munkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu.” (QS. At Taubah: 112).

Sebagian ulama ahli tafsir menerangkan bahwa orang –orang yang melawat (As Saihuun) pada ayat tersebut adalah orang yang berpuasa sebab mereka melakukan lawatan (kunjungan) ke Allah. Makna lawatan, tegas Abuya, di sini adalah bahwa puasa merupakan penyebab mereka (orang yang berpuasa) bisa sampai kepada Allah. Lawatan ke Allah ditandai dengan meninggalkan seluruh kebiasaan yang selama ini dilakoni (makan, minum, mendatangi istri di siang hari) serta menahan diri dari rasa lapar dan dahaga.

Sembari mengutip al-Qur’an pula, Abuya mencoba menganalisa surah Az Zumar ayat 10: “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”

Orang-orang yang bersabarlah maksudnya adalah orang yang berpuasa sebab puasa adalah nama lain dari sabar. Di saat berpuasalah, orang-orang yang bersabar (dalam beribadah puasa) memperoleh ganjaran dan pahala yang tak terhitung banyaknya dari Dzat Yang Maha Pemberi, Allah swt.

Kedelapan, di saat puasa inilah Allah memberi keistemewaan dengan menjadikan segala aktivitas orang yang berpuasa sebagai ibadah dan ketaatan kepada-Nya. Karenanya, orang yang berpuasa dan ia meninggalkan ucapan yang tidak berguna (diam) adalah ibadah serta tidurnya dengan tujuan agar kuat dalam melaksanakan ketaatan di jalan-Nya juga ibadah. Dalam satu hadits riwayat Ibnu Mundih dinyatakan, “Diamnya orang yang berpuasa adalah tasbih, tidurnya merupakan ibadah, dan doanya akan dikabulkan, serta perbuatannya akan dilipatgandakan (pahalanya).”

Tentu, tidak dimaksudkan bahwa puasa itu dipenuhi dengan tidur. Bahkan harus sebaliknya, jauh lebih keras.Hanya saja, nilai tidur orang berpuasa di hadapan Allah berbeda dengan tidurnya orang yang tidak berpuasa.

Kesembilan, di antara cara yang Allah memuliakan orang yang berpuasa, bahwa Allah menjadikan orang yang memberi makan berbuka puasa pahalanya sama persis dengan orang yang berpuasa itu sendiri meski dengan sepotong roti atau seteguk air. Dalam satu riwayat Nabi bertutur, "seseorang yang memberi makan orang yang puasa dari hasil yang halal, akan dimintakan ampunan oleh malaikat pada malam-malam Ramadhan…meski hanya seteguk air." (Hr. Abu Ya`la).

Kesepuluh, orang yang berbuka puasa dengan berjamaah demi melihat keagungan puasa, maka para malaikat akan bershalawat (memintakan ampunan) baginya.

Semoga Allah memberkati kita dan memasukkan kita ke dalam golongan orang-orang yang berhasil dalam mencapai rahmatnya. Amin.

 http://blogtainment-remaja.blogspot.com/2012/07/10-keutamaan-puasa-pada-bulan-suci.html
BPD TERANGMAS MENGUCAPKAN SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA DI  BULAN SUCI RAMADHAN,,,,,,SEMOGA KITA BISA MELAKSANAKAN IBADAH DENGAN KHUSYU' DAN MEMPERBANYAK IBADAH. AMIN.....

Rabu, 04 Juni 2014

Kepastian menanti,,,,
alhamdulillah sudah resmi dilantik ketua RW beserta perangkat dan RT beserta perangkatnya,,, dalam penetapan dalam pembacaan SK dan penyerahan SK oleh Kepala desa Terangmas (Bp. Sudarno) berjalan lancar dan balas jasa pemerintah desa kepada ketua RW dan RT yang lama.
mudah-mudahan bisa mengemban amanah amien....

Rabu, 21 Mei 2014

Dimulai pembangunan rabat beton di dukuh samas RW 02, tanggal 5 juni 2014, untuk itu masyarakat bergotong royong kerja bakti menebang pepohonan yang menggangu kelancaran dalam pembangunan dan sudah dimlainya pengejogan tanah nuntuk pengebakan jalan.




mudah-mudahan sukses dan lancar

Minggu, 18 Mei 2014

      Terakhir Reorganisasi RW didukuh Tempel RW 3 dilaksanakan tadi malam hari Sabtu, 18 mei 2014 pukul 20.00 sampai selesai dengan cara aklamasi dengan mengajukan nama Bapak hamdani sebagai RW didukuh tempel. sehingga akhir dari reorganisasi RT dan RW sudah selesai Tinggal menunggu pelantikannya.Daftar Nama RW di Terangmas sebagai berikut:
1. Bapak Rohmad            : Ketua RW 1 Dukuh Karangwaru
2. Bapak Ahmad Sugeng : Ketua RW 2 Dukuh Samas
3. Bapak Hamdani           : Ketua RW 3 Dukuh Tempel
Selamat dan Sukses semoGA BISA BEKERJA DAN MELAYANI MASYARAKAT.


Dalam Perayaan hari Jadi Desa Terangmas yang ke 14 bertepatan tanggal 10 Mei 2014 berlangsung meriah dan sukses, kini berkat panitia dan persatuan para pemuda Terangmas sehingga perlu di akui dalam kerja yang penuh semangat tersebut.
Acara mulai hari jum'at tanggal 9 mei sudah ada seperti Lomba untuk anak2 TK, SD, madin dll,,, serta dilanjut hari sabtu tanggal 10 mei 2014, pagi diadakan khotmil qur'an dibaledesa, khataman dan tahlilan oleh para perangkat desa, BPD, dan tokoh pendiri desa, siangnya acara kirab. Pada acara kirab, terdepan Barongan, kepala desa, perangkat, BPD dan tokoh pendiri desa, dilanjut Drumband, anak2 TK, SD, dll, warga, baronbgsai dan rebana.
Puncak acara malam ahad pengajian dengan Mauidloh Hasanah Yaitu Bpk. K. Hasyim asy'ari dari demak, dan KH. Mustofa dari Pati dengan pengiring rebana aljanntuj jadiroh....begitulah acara - acara dalam rangka HUT desa Terangmas yang ke 14. untuk bisa dilanjut dari tahun ketahun demi mengingat dan menjadi moment tahunan desa terangmas.

BPD mengucapkan Selamat Hari Jadi desa Terangmas ke 14 semoga jadi desa yang berwibawa, maju dan sejahtera. aminnnnnn........

Kamis, 24 April 2014

Sesuai Rapat BPD dengan Kepala Desa beserta perangkatnya bahwa diadakannya event yang meriah dalam pemerintahan kepala desa yang baru bapak Sudarno dengan usulan BPD mengingat jasa para tokoh-tokoh pejuang pendiri desa Terangmas, yang mana event tersebut diadakan pada hari sabtu tanggal 10 Mei 2014, membahas Anggaran dan kepanitiaan yang di tunjuk ketua Umum Bpk H. Muhyidin (ketua BPD)....dan acara selanjutnya setelah tiga hari rapat ada rapat ketua umum membentuk kepanitian yang mana nanti dibantu oleh Karangtaruna dengan ketua panitia saudara sholih.....
kepada semua warga terangmas marilah kita dukung acara ini moga sukses dan meriah.
terimakasih para pejuang tokoh-tokoh kita.. mudah2an mendapatkan pahala yang berliupat.amiiiiiiiiinnnn,,,,,,,,,,,,

Sabtu, 15 Maret 2014


Dipublish : 30 Jan 2014, 13:49:49, Kategori : Hukum,
Oleh : Admin JDIH, dilihat : 4255 kali





JAKARTA - Setelah disetujui oleh DPR-RI dalam rapat paripurna pada 18 Desember 2013, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 15 Januari 2014 lalu, telah menandatangani pengesahan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Sebelumnya, dalam proses persetujuan di DPR-RI, pembahasan terhadap materi Undang-Undang Desa itu memakan waktu bertahun-tahun.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa antara lain mengatur tentang Kedudukan dan Jenis Desa; Penataan Desa; Kewenangan Desa; Penyelenggaraan Pemerintahan Desa; Hak dan Kewajiban Desa dan Masyarakat Desa; Keuangan Desa dan Aset Desa; serta Pembangunan Desa dan Pembangunan Kawasan Perdesaan.

Dalam UU ini disebutkan, desa berkedudukan di wilayah Kabupaten/Kota, terdiri atas Desa dan Desa Adat sesuai dengan penyebutkan yang berlaku di daerah setempat.

Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, menurut Pasal 7 UU ini, dapat melakukan penataan desa, yang meliputi: a. Pembentukan; b. Penghapusan; c. Penggabungan; d. Perubahan status; dan e. Penetapan desa.

Pembentukan desa sebagaimana dimaksud harus memenuhi syarat: a.batas usia desa induk paling sedikit 5 (lima) tahun terhitung sejak pembentukan; b. Jumlah penduduk, yaitu wilayah Jawa paling sedikit 6.000 jiwa atau 1.200 kepala keluarga (KK), Bali paling sedikit 5.000 jiwa atau 1.000 KK, Sumatera paling sedikit 4.000 jiwa atau 800 KK, Sulsel dan Sulut paling sedikit 3.000 jiwa atau 600 KK, NTB paling sedikit 2.500 jiwa atau 500 KK, Sulteng, Sulbar, Sultra, Gorontali dan Kalsel paling sedikit 2.000 jiwa atau 400 kk, Kaltim, Kalbar, Kalteng dan Kaltara paling sedikir 1.500 jiwa ata 300 KK, NTT, Maluku dan Maluku Utara 1.000 jiwa atau 200 KK, dan Papua/Papua Barat paling sedikit 500 jiwa atau 100 KK.

Disebutkan dalam UU itu, pembentukan desa dilakukan melalui Desa Persiapan yang merupakan bagian dari wilayah desa induk. “Desa persiapan dapat ditingkatkan statusnya menjadi desa dalam jangka waktu 1-3 tahun.

Desa juga dapat dihapus karena bencana alam dan/atau kepentingan program nasional yang strategis, dan dua desa atau lebih dapat digabung berdasarkan kesepakatan. Selain itu, desa dapat berubah status menjadi kelurahan berdasarkan prakarsa Pemerintah Desa dan Badan Permusyarawatan Desa dengan memperhatian saran dan pendapatan masyarakat desa.

“Pembentukan, penghapusan, penggabungan, dan/atau perubahan status desa menjadi kelurahan atau kelurahan menjadi desa ditetapkan dalam Peraturan Daerah,” bunyi Pasal 14 UU ini.

Adapun kewenangan desa meliputi kewenangan di bidang penyelenggaraan Pemerintahan Desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asl usul dan ada istiadat desa. (Sumber http://www.waspada.co.id)  Untuk mengunduh file UU tentang Desa, silakan buka di Website JDIH.Banyumaskab.go.id. pada Produk Hukum Pusat (Undang-Undang)


 http://jdih.banyumaskab.go.id/berita/read/40/undnagundang-nomor-6-tahun-2014-tentang-desa



Senin, 17 Februari 2014

KOMPAS.com- Perkembangan dunia kerja bertumbuh seiring dengan industri yang sedang banyak diminati. Tahun ini, dan beberapa tahun yang akan datang dipastikan bidang teknologi dan komputerisasi sedang berada di puncaknya. Namun bukan berarti hanya keahlian di bidang itu saja yang harus dikuasai, ada kemampuan lain yang tak kalah penting.
Menurut Rich Milgram, CEO jaringan kerja Beyond, keahlian teknis dan praktis mengenai komputer bisa saja dipelajari. Yang paling utama dari kemampuan itu adalah memiliki kemampuan berpikir kritis. Kenapa berpikir kritis menjadi penting? Karena ini berkaitan dengan perkembangan dan inovasi yang turut memberi kontribusi pada pertumbuhan perusahaan.
Tak heran kemudian dari 10 keahlian yang dibutuhkan dunia kerja saat ini, nomor satunya adalah berpikir kritis. Diikuti kemudian dengan keahlian lainnya. Apa saja itu, berikut diantaranya:
1. Berpikir kritis. Keahlian satu ini ditentukan bagaimana Anda bisa berpikir logis dan punya alasan dalam setiap identifikasi mengenai kekuatan dan kelemahan suatu masalah. Mencari alternatif penyelesaian masalah, jalan keluar dan pendekatan lainnya.  
2. Kemampuan menyelesaikan masalah. Disarankan Anda memiliki kemampuan yang baik dalam mengindentifikasi masalah, bahkan yang kompleks sekalipun. Ini berkaitan dengan bagaimana Anda mengembangkan pengetahuan, kritis dalam evaluasi dan mengimplementasikan penyelesaian dari masalah.
3. Bisa membuat keputusan. Dalam hal ini keahlian yang dibutuhkan adalah mampu mempertimbangkan satu keputusan yang benar-benar masak, baik dan buruknya sehingga menjadi keputusan yang benar-benar tepat.
4. Pendengar aktif. Beri perhatian penuh pada apa yang orang lain sampaikan, untuk kemudian dipahami dan mengerti maksudnya sehingga bisa memberikan pertanyaan yang sesuai tanpa interupsi dan dengan demikian lebih efisien.
5. Komputer dan elektronik. Menjadi nilai tambah jika Anda punya keahlian dalam bidang komputerisasi seperti mengetahui akan prosesor, peralatan elektronik dan perangkat keras komputer termasuk program dan aplikasinya.
6. Matematika. Mengetahui akan hitungan, aritmatik, aljabar, geometri, kalkulus , serta statistik menjadi nilai tambah lainnya.
7. Sistem operasi dan analisis. Mengetahui bagaimana sebuah sistem operasi bekerja dan tahu bagaimana jika alternatifnya diubah dan disesuaikan sesuai dengan faktor yang ada di sekitarnya. Dalam hal ini keahlian memahami lingkungan sekitar, apa yang dibutuhkan di satu bidang menjadi satu hal yang utama.
8. Monitoring. Tidak hanya memonitor bidang yang digeluti tapi juga dalam menilai diri sendiri. Secara individu dan organisasi apakah Anda sudah mampu meningkatkan diri dan membuat koreksi.
9 Programming. Dalam hal ini kemampuan komputerisasi untuk berbagai tujuan dalam memudahkan jenis pekerjaan yang dilakoni.
10. Sales dan marketing. Pengetahuan akan prinsip pemasaran dan promosi sangat dibutuhan. Diantaranya mengetahui strategi pemasaran, demonstrasi produk, teknik penjualan dan sistem kontrol. Ini bisa jadi satu nilai tambah untuk mendukung keahlian yang Anda miliki. 
Sumber :

Penulis :
Rahman Indra
Editor :
Waw


 http://female.kompas.com/read/2013/07/12/1608165/10.Keahlian.yang.Dibutuhkan.Dunia.Kerja.2013.








Selasa, 04 Februari 2014

VIVAnews – Pemerintah pusat siap membantu pembangunan kembali rumah warga Desa Menawan, Kecamatan Gebok, Kudus, Jawa Tengah, yang terkena banjir bandang beberapa waktu lalu. Namun, pemerintah pusat masih menunggu pemda apakah ada relokasi atau tidak.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono, saat meninjau pengungsi di Graha Mustika, Kota Kudus, Kamis 30 Januari 2014.

Agung mengatakan, keputusan relokasi merupakan wewenang Pemerintah Kabupaten Kudus. Pemerintah pusat hanya membantu mengucurkan anggaran relokasi.
Pemkab, kata Agung, harus mengusulkan dan menyediakan lahan bebas bencana. Selanjutnya, pemerintah pusat dan sejumlah kementerian terkait akan membangun rumah bagi warga yang direlokasi.

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kudus, hingga Kamis siang, bencana banjir dan tanah longsor sudah menelan belasan korban jiwa, dan 13 ribu jiwa dari enam kecamatan harus mengungsi.

Dalam kunjungannya itu, Agung memastikan apakah korban banjir sudah tertangani dengan baik atau belum. Selain itu, dia mengecek kebutuhan para pengungsi.

Agung yang sempat bertatap muka dengan para pengungsi meminta agar para korban banjir tetap sabar menghadapi bencana alam.

Setelah banjir reda, dia berjanji, pemerintah pusat akan segera memperbaiki infrastruktur. “Kami prihatin terhadap bencana yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk di Kudus. Ini sangat ekstrem,” kata dia saat memberi bantuan.

Akses terputusBanjir bandang di Kudus dua hari lalu merusak sejumlah jembatan, tentunya selain merusak puluhan rumah warga. Akses jalur antardesa sebagian masih terputus.

Di Desa Ploso, Kecamatan Jati, misalnya, jembatan Kali Gelis yang tiang penyangganya ambrol diterjang arus banjir. Akibatnya, jembatan sepanjang 15 meter ini tak bisa dilewati kendaraan.

Warga sekitar menutup jembatan dengan drum bekas dan bambu. Semua kendaraan disarankan putar arah mencari jalur lain.

Banjir Kali Gelis juga menghancurkan rumah warga yang berada di pinggir kali. Salah satunya rumah Subandi, rumahnya hancur disapu air bah.

Selain jembatan Ploso, kerusakan juga terjadi di jembatan yang menghubungkan Desa Getas Srabi dan Desa Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu. Jembatan ini ambrol, sehingga akses warga dari kedua desa terputus.

Agar bisa dilewati, warga Getas Srabi bergotong royong membuat jembatan darurat menggunakan bambu. (art)
Galih Manunggal tvOne, Kudus


 http://nasional.news.viva.co.id/news/read/477478-pemerintah-janji-bangun-rumah-korban-banjir-kudus




 Akibat Banjir, Jalur Demak-Kudus Lumpuh Total Sepanjang 10 Kilometer


Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alfi M Muhamad
TRIBUNNEWS.COM – Jalur darat Kudus-Demak lumpuh sepanjang kira-kira 10 kilometer karena banjir makin mengganas. Mulai dari Kecamatan Gajah hingga perbatasan Kabupaten Demak dengan Kabupaten Kudus, Rabu (22/1/2014) malam ini lumpuh total.
Kendaraan berat, bus, dan mobil pribadi hanya bisa menunggu kepadatan menumpuk bisa terurai. Melalui pesan blackberry massenger, Wakapolres Demak Kompol Tedy Rayendra mengatakan, karena banjir yang menggenangi perbatasan Kabupaten Kudus dengan Kabupaten Demak jalan tidak bisa dilewati kendaraan dari arah Demak sepanjang 10 kilometer.
"Kami sudah melaksanakan patroli yang dilakukan Polsek Karanganyar, Polsek Guntur, Sabhara Polres Demak dan Anggota Brimob Polda Jateng untuk pengamanan kendaraan dan barang bawaan mobil yang antre," ujar Kompol Tedy.
Pengamanan pada kendaraan yang berjajar di jalan pantura wilayah timur Demak tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi tindak kriminal. "Kami mengantisipasi pencurian barang-barang bawaan kendaraan, pungli dan yang lainnya," jelas Kompol Tedy.


 http://www.tribunnews.com/regional/2014/01/23/akibat-banjir-jalur-demak-kudus-lumpuh-total-sepanjang-10-kilometer






Selasa, 21 Januari 2014


Bupati Kudus : Kalo sakit di khitan, sebut nama pak bupati Musthofa".
Kudus – Bagi sebagian anak, saat khitan merupakan sesuatu yang cukup menakutkan karena identik dengan rasa sakit. Oleh karena itu, dihadapan puluhan anak yang akan di khitan pagi ini, bupati Kudus, H. Musthofa sambil bercanda memberikan ‘resep’ istimewanya. “Khitan nggak sakit kok. Kalo sakit, sebut nama pak bupati Musthofa. Pasti gak sakit lagi” ujarnya diikuti senyum dan tawa anak-anak.
Sunatan Masal Dalam  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H/2014 M

Pagi itu sekitar 46 anak berada di Masjid Agung Kudus. Mereka akan mengikuti acara khitan masal yang diselenggarakan masjid tersebut dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H/2014 M. Menurut panitia, acara ini merupakan agenda tahunan dalam memperingati hari besar Islam, diantaranya adalah Maulid Nabi Muhammad SAW ini.
Sementara itu, Bupati Kudus yang hadir didampingi oleh Wakil Bupati Kudus, H. Abdul Hamid, menyampaikan harapannya agar anak-anak yang dikhitan nantinya akan melanjutkan perjuangan untuk membangun negeri ini. “Bahkan harus punya cita-cita tinggi. Boleh jadi Bupati, wakil bupati atau pejabat yang lain”, katanya.
Dirinya mengajak kepada semua yang hadir untuk bersama-sama mendoakan anak-anak yang akan berjuang untuk mengarungi masa depan. semoga menjadi anak soleh, berbakti kepada orangtua, memperkuat agama islam, dan menjadi pemimpin bangsa di kelak kemudian hari. “Semoga acara khitan ini ada manfaatnya. Terima kasih kepada pengurus masjid agung, semua pihak yang membantu, dan juga termasuk terima kasih kepada Djarum foundation atas dukungan terhadap acara ini”, ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, wakil bupati juga ikut memberikan semangat kepada anak-anak. “Beruntunglah kalian dikhitan diusia masih belia. Nabi Ibrahim saja dikhitan di usia 80 tahun”, katanya. Dirinya menjelaskan bahwa dengan berkhitan, kita mengikuti jejak Nabi Ibrahim, sebagai pemimpin umat manusia setelah melalui ujian. Maka belajarlah yang rajin, berbakti kepada kedua orang tua dan bapak ibu guru agar di masa depan kalian sukses untuk meraih masa depan dengan bekal ahlak yang baik. Sehingga dengan generasi yang baik itu, Kudus menjadi kota yang maju dengan masyarakat yang semakin sejahtera”, tutupnya.
(Humas Pemkab. Kudus)

 http://www.infoseputarkudus.com/2014/01/sunatan-masal-dalam-peringatan-maulid.html
        Hasil dari rapat musyawarah reorganisasi yang ada di RW 02 tepatnya di RT 03 terjadi Voting dengan 2 calon yaitu; 1]. bpk Rohadi  2]. bpk. Muin dari kedua calon dimenangkan Bpk Rohadi dengan suara 12 sedangkan Bpk Muin mendapat 8 suara.

        Untuk RT 02 dan RT 01 masih tetap karna tidak ada calon lain yang diusulkan sehingga dengan aklamasi dinyatakan RT. 02 Bpk. Ahmad Rozi dan RT 01 oleh Bpk Kusno. begitulah Road to reoganization RT/RW selanjutnya ke RW. 03 dan RW. 01. semoga menjadi yang lebih baik,,,,,,

Sumber : Muslikhan

Jumat, 17 Januari 2014

         Dalam pelaksanaan pergantian kepengurusan RT/ RW memang selayaknya dilaksanakan karena sudah selesai masa bakti sesuai SK kepala desa pada bulan februari tahun 2013 yang lalu, terlambatnya reorganisasi RT/ RW karena banyak faktor antara lain ada pemilihan Bupati kudus, dan ada pemilihan kepala desa sehingga maklum apabila reorganisasi ini molor.
     Rapat antara BPD dan Kepala desa beserta perangkatnya memutuskan untuk segera diadakan Reorganisasi RT/ RW ini pada bulan Januari karena disamping sudah terlambat dan banyak pertanyaan dari warga mengenai ini. Tugas dari RT/ RW yang baru nanti bisa memberikan pelayanan, ngayomi, dan sebagai tempat curhat warganya mengenai lingkungan tersebut. 
         Dimulainya pelaksanaan Reoganisasi Rt/ Rw pertama di RT 04 RW 02 dukuh samas kemaren pada hari Rabu tanggal  15 januari 2013 jam 19.00 sampai selesai tempat di musholla Nurul Huda yang dihadiri BPD, kepala desa serta perangkatnya, dengan manual acara pembukaan bapak kamdi, dilanjutkan sambutan dari bapak sudarno dan sambutan dari ketua RT 04 yang lama {bapak sutaro} dan pimpinan rapat ketua BPD bapak H. Muhyidin.. Dalam rapat tersebut ditawarkan dari pimpinan rapat 2 cara yaitu Voting dan aklamasi, dari warga mengsulkan 2 calon yaitu, bapak selamet wahyudi dan bapak nur sahid, sehingga dilakukanlah voting dengan hasil sebagai berikut; 1]. bpk. selamet wahyudi dapat suara 12 dan 2]. bpk. nursahid mendapat suara 6. akhirnya yang menjabat menjadi ketua RT 04 yang baru adalah bapak selamet wahyudi.
      Selanjutnya untuk Reorganisasi RT 03, 02, 01 pada RW 02 dilaksanakan pada malam sabtu nanti tanggal 18 januari 2013. tepatnya untuk RT 03 nanti malam dilaksanakan di Rumah bapak suparno, untuk RT 02 dan 01 dirumah bapak kosiin. semoga perjalanan atau road reorganisasi bisa berjalan dengan baik. amin,,,,,,,,,


Sumber : Muslikhan

Sabtu, 04 Januari 2014

GUBERNUR NTT FRANS LEBU RAYA SAAT MENUTUP DENGAN RESMI PELATIHAN TATA KELOLA DESA/ KELURAHAN/ BAGI PEMERINTAH DESA/ KELURAHAN/ DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN PROGRAM DESA MANDIRI ANGGUR MERAH DI NTT DI AULA HOTEL ROMYTA KUPANG JUMAT (17/02) MENGATAKAN/ PARA KEPALA DESA (KADES) HARUS PUNYA CITA-CITA DAN MIMPI YANG BESAR UNTUK MEMBANGUN DAN MEMAJUKAN DESANYA// DESA ITU MAJU BUKAN KARENA BUPATI ATAU GUBERNUR TAPI KARENA KADES DAN SELURUH MASYARAKAT YANG ADA DI DESA TERSEBUT// SEBAGAI SEORANG KADES HARUS MENGETAHUI DENGAN PASTI POTENSI SUMBER DAYA ALAM/ SUMBER DAYA MANUSIA DAN SUMBER-SUMBER PENDAPATAN LAINNYA UNTUK MEMBIAYAI SELURUH PROSES PEMBANGUNAN YANG ADA DI DESA//KADANG JADI KADES HANYA URUS ADMINISTRASI// SEKARANG SEORANG KADES DITUNTUT UNTUK URUS LEBIH BANYAK LAGI//

MENURUT FRANS/ KEPALA DESA (KADES) MEMPUNYAI PERAN YANG PENTING DAN STRATEGIS DALAM PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DI DAERAH INI// UNTUK ITU SEORANG KADES HARUS TAHU BISA MEMBUAT RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH (RPJM) DESA YANG MEMUAT BERBAGAI PROGRAM/ KEGIATAN/ RENCANA DAN ANGGARAN YANG DIBUTUHKAN DI DESA//


FRANS MEMINTA/ PERENCANAAN DESA HARUS AKOMODIR KEBUTUHAN-KEBUTUHAN MASYARAKAT DAN BUKAN KEINGINAN-KEINGINAN MASYARAKAT YANG ADA DI DESA// UNTUK ITU BUATLAH PROGRAM YANG STRATEGIS DAN MEMBAWA MANFAAT YANG BESAR BAGI MASYARAKAT// JIKA MASIH ADA KADES YANG BELUM PAHAM DALAM MENGURUS DESANYA/ AGAR KADES TERSEBUT TIDAK PERLU MALU-MALU BERTANYA KEPADA PARA KADES YANG LAIN// KADANG-KADANG JADI PEMIMPIN SUDAH RASA HEBAT SENDIRI/ SEHINGGA TIDAK MAU BERTANYA KEPADA KADES YANG LAIN//

FRANS MENAMBAHKAN/ BERPIKIR DAN BERCITA-CITA BESAR BUKAN UNTUK MENYOMBONGKAN DIRI// TETAPI BERPIKIR BESAR ADALAH UNTUK MENEGUHKAN KOMITMEN UNTUK MEMBANGUN DAN MEMAJUKAN DAERAH INI// BEBASKAN PIKIRAN KITA DARI HAL-HAL YANG NEGATIF/ AJAR RAKYAT DI DESA-DESA UNTUK BERPIKIR BESAR DAN KELOLA PANGAN LOKAL YANG BERGIZI SEHINGGA BISA DIOLAH DAN DIKONSUMSI SECARA LEBIH BERMARTABAT//

DEMIKIAN RIFLAN HAYON REPORTER SAHABAT FM MELAPORKAN///
 
 
Sumber : http://radiosahabat.blogspot.com/2012/02/desa-maju-bukan-karena-bupati-atau.html
 
 
 
 
 

Rabu, 01 Januari 2014

Oleh Elin Yunita Kristanti

Posted: 01/01/2014 22:00
TOPIK #China
Kisah Petani China yang Terpaksa Mengamputasi Kakinya Sendiri
(bbc.co.uk)
Liputan6.com, Beijing : Tak terbersit pun terbayang di benak Zheng Yanliang, bahwa suatu hari ia harus memotong kakinya sendiri. Petani asal China itu terpaksa melakukannya karena tak mampu membayar biaya rumah sakit untuk mendapat perawatan kakinya yang membusuk.
Pria asal Provinsi Hebei di utara China tersebut mengalami infeksi di kakinya tahun lalu. Sirkulasi darahnya rusak. Itu yang membuat kondisinya makin buruk, hingga terbentuk gangren di kakinya. Gangren adalah kondisi serius yang muncul ketika banyak jaringan tubuh mengalami nekrosis atau mati.
Saat berobat ke dokter, Zheng diberi tahu, ia membutuhkan operasi dan bisa kehilangan satu kakinya. Saat itulah, pria 47 tahun itu menyadari, ia punya masalah besar.
"Aku bertanya, berapa biaya yang diperlukan untuk operasi," kata dia, seperti dimuat BBC, Rabu (1/1/2014).
"Dokter mengatakan, biaya operasi satu kaki mencapai 300 ribu yuan atau Rp 602 juta dan bisa mencapai lebih dari sejuta yuan atau Rp 2 miliar untuk dua kaki. Aku sama sekali tak mampu, aku saat itu hanya punya uang 20 ribu yuan (Rp 40 juta)," tambah dia.
Kasus Zheng, meski ekstrem, menyoroti kelemahan dalam sistem perawatan kesehatan China, terutama bagi mereka yang tinggal di pedesaan.
Sebenarnya, Zheng punya asuransi medis dalam skema asuransi kesehatan pemerintah. Tapi dia harus membayar biaya di muka dan tak semua bisa diklaim.
Menggergaji Kaki
Tak punya uang untuk membiayai operasi, Zheng tak punya pilihan kecuali kembali ke rumahnya di Desa Dongzang, Qingyuan. Menahan rasa sakit tak terperi.
"Aku hanya bisa terbaring di tempat tidur lebih dari 3 bulan. Kakiku menghitam. Kulit dan dagingnya semua gelap," kata dia.
Tak hanya itu. "Ada belatung di dalam kakiku, aku bahkan bisa melihat tulangku. Membuatku muak."
Akhirnya, Zheng yang tak lagi bisa menahan deritanya memutuskan melakukan tindakan drastis. "Aku bilang ke istriku, aku akan menggergaji kakiku. Ia sama sekali tak senang mendengarnya. Kami sempat berselisih paham dan ia keluar rumah."
Lalu, hal mengerikan dilakukan Zheng. "Aku menemukan gergaji besi di bawah tempat tidur. Juga pisau kecil. Aku melakukannya dalam waktu 20 menit," kata Zheng.
Ia masih ingat, betapa menderitanya saat itu. Dalam kondisi sadar, menggigit tongkat yang dibungkus handuk kuat-kuat, menahan sakit. 'Operasi' mengerikan itu dilakukannya April 2012, namun baru belakangan dilaporkan media China, yang memicu debat soal ketidakadilan sistem jaminan kesehatan di China, terutama untuk keluarga dengan penghasilan rendah.
Sejumlah orang yang iba mendonasikan uang lebih dari 300 ribu yuan untuknya. Ia juga mendapat tawaran perawatan kesehatan gratis. Meski telat.
"Aku tak punya penghasilan. Aku berharap pemerintah atau rumah sakit akan merawatku. Bagaimana kalau aku sampai sakit?," kata Zheng.
Zheng, seperti halnya 1,3 miliar penduduk China tinggal di wilayah pedesaan. Meski pemerintah telah mereformasi sektor kesehatan, sekitar 80 persen layanan medis terkonsentrasi di perkotaan.
Membuat masyarakat desa terpinggirkan. "Kami masih kekurangan dokter yang bagus dan berkualitas. Kebanyakan mereka terkonsentrasi di kota, di rumah sakit besar," kata Profesor John Cai, Direktur Centre of Healthcare Management and Policy, China Europe International Business School.
"Menambah beban petani di pedesaan seperti Zhen. Ia harus pergi ke kota besar, harus mengeluarkan transportasi dan hotel," kata dia.
Pemerintah menjanjikan sistem perawatan kesehatan lebih mudah diakses dan terjangkau. Rumah sakit diminta memotong harga obat yang mahal, menyediakan perawatan dan tes diagnostik yang tidak bikin bangkrut rumah tangga termiskin.
Beijing ingin menyediakan perawatan kesehatan universal bagi seluruh penduduk, baik di perkotaan dan pedesaan pada 2020.
Namun, untuk mencapainya dibutuhkan biaya mahal. Tiga kali lipat pada 2020, yang artinya mencapai US$ 1 triliun. China harus mencari uang untuk menutupi biaya tersebut. (Ein/Yus)


Sumber : http://news.liputan6.com/read/789344/kisah-petani-china-yang-terpaksa-mengamputasi-kakinya-sendiri?wp.trkn